Penjaga gawang Timnas U-23 Indonesia, Awan Setho bersyukur bisa tampil maksimal dalam pertandingan uji coba Internasional menghadapi Singapura U-23 di Stadion Nasional, Singapura, Rabu (21/3).
Skuat asuhan Luis Milla itu menang telak 3-0 atas Singapura berkat gol Febri Hariyadi, M Hargianto, dan Septian David Maulana.
Awan Setho sendiri tampil luar biasa dalam pertandingan tersebut. Ia berkali-kali menyelamatkan gawangnya dari ancaman para pemain Singapura.
Hal ini tentu menjadi kado ulang tahun terindah untuknya. Tepat satu hari sebelum laga melawan Singapura, tepatnya Selasa (20/3), pemain Bhayangkara FC itu merayakan hari jadinya yang ke-21.
”Alhamdulillah cleansheet dan kemenangan ini jadi kado istimewa bagi saya. Namun saya tahu ini adalah buah dari hasil kerja keras dan fokus tim bersama selama jalannya pertandingan," katanya usai pertandingan.
Awan mengatakan, sejak dilatih oleh Luis Milla Aspas dirinya mengalami kemajuan pesat. Selain itu, para pemain lain dinilai Awan semakin percaya diri ketika memegang bola.
”Dari pemusatan latihan pertama ke pemusatan latihan yang sekarang, saya merasakan kemajuan. Saya juga melihat kawan-kawan kini lebih pede ketika bermain, permainan tampak lebih terorganisir,” ucapnya.]


Skuat asuhan Luis Milla itu menang telak 3-0 atas Singapura berkat gol Febri Hariyadi, M Hargianto, dan Septian David Maulana.
Awan Setho sendiri tampil luar biasa dalam pertandingan tersebut. Ia berkali-kali menyelamatkan gawangnya dari ancaman para pemain Singapura.
Hal ini tentu menjadi kado ulang tahun terindah untuknya. Tepat satu hari sebelum laga melawan Singapura, tepatnya Selasa (20/3), pemain Bhayangkara FC itu merayakan hari jadinya yang ke-21.
”Alhamdulillah cleansheet dan kemenangan ini jadi kado istimewa bagi saya. Namun saya tahu ini adalah buah dari hasil kerja keras dan fokus tim bersama selama jalannya pertandingan," katanya usai pertandingan.
Awan mengatakan, sejak dilatih oleh Luis Milla Aspas dirinya mengalami kemajuan pesat. Selain itu, para pemain lain dinilai Awan semakin percaya diri ketika memegang bola.
”Dari pemusatan latihan pertama ke pemusatan latihan yang sekarang, saya merasakan kemajuan. Saya juga melihat kawan-kawan kini lebih pede ketika bermain, permainan tampak lebih terorganisir,” ucapnya.]














