Pertama, Luis Milla secara radikal melakukan 7 pergantian pemain dari tim pertama yang kalah 0-3 dari Malaysia, Rabu (19/7/2017). Ini sebuah perjudian besar mengingat jarang sekali dilakukan oleh seorang pelatih di tengah kompetisi dan di saat tim berada dalam tekanan masif.
Tujuh 'pemain baru' yang dimainkan melawan Mongolia adalah Evan Dimas Darmono, Gavin Kwan Adsit, Saddil Ramdani, Osvaldo Ardiles, Hansamu Yama Pranata, Muhammad Rezaldi Hehanusa, dan kiper Kurniawan Kartika Ajie.
Mereka menggantikan posisi Putu Gede Juni Antara, Andy Setyo Nugroho, Gian Zola Nasrullah Nurgraha, Febri Hariyadi, Ricky Fajrin Saputra, Hanif Abdurrauf Sjahbandi, dan kiper Satria Tama Hardiyanto.
Tercatat hanya 4 'pemain lama' yang dipertahankan, yaitu Bagas Adi Nurgoho, Muhammad Hargianto, Septian David Maulana, serta striker Marinus Mariyanto Manewar.
Hasilnya luar biasa. Mengantarkan pada angka 7 kedua yang sangat menentukan: mencetak 7 gol ke gawang Mongolia! Gol demi gol berdatangan, masing-masing dicetak oleh Saddil Ramdani (16',56'), Marinus Mariyanto (30'), Gavin Kwan (34', 87'), Osvaldo Haay (71'), dan Septian David (90').
Lima dari 7 gol dicetak oleh pemain yang baru diturunkan pertama kali.
Keputusan berani Luis Milla juga menghasilkan dominasi permainan yang sangat mencolok. Selain menguasai ball possesion sebanyak 70 persen, Evan Dimas dkk juga mencatat akurasi umpan sebanyak 87 persen. Kini semua magis angka 7 itu harus segera dilupakan. Melawan Thailand, semua catatan keberhasilan harus dikembalikan ke angka nol. Kita lihat seberapa tegar mental Garuda Muda mengahdapi pertandingan maha penting ini.
Terbanglah tinggi, Garudaku!






0 comments:
Post a Comment